Penerapan Smart City di Tokyo

Setelah dipostingan sebelumnya kami telah membahas tentang kota di dunia yang dijadikan percontohan smart city, kita akan membahas Penerapan Smart City di Kota Tokyo, Jepang.

jpn

Source: Japanesestation

Kota Tokyo yang merupakan ibukota negara Jepang adalah salah satu kota metropolitan cerdas berkelas dunia berbasis teknologi canggih. Tak dapat dipungkiri Kota Tokyo yang berpopulasi 35 juta jiwa telah terbukti sebagai kota yang bersih, aman dan nyaman. Ada lima komponen yang menjadikan Tokyo bisa menjadi kota seperti sekarang yaitu pemerintahan yang cerdas, ekonomi, mobilitas, lingkungan, sumber daya manusia, dan kawasan perumahan. Kecerdasan Kota Tokyo yang paling sederhana terletak pada sisi transportasinya. Salah satu alasan mengapa Tokyo bisa menjadi smart city nomor 1 di dunia dikarenakan ia memiliki kekuatan transportasi jika dibandingkan dengan kota lainnya.

kereta-api-jepang

Source: Sekolahkejepang

Selain itu, kota Tokyo merupakan kota yang benar-benar futuristik. Dapat dilihat, banyak orang yang datang ke Tokyo dan penasarran dengan fasilitas transportasi seperti subway atau jenis kereta lainnya.

Hal yang paling fundamental untuk mengembangkan smart city yang dilakukan oleh Kota Tokyo ada pada mindset atau paradigma berpikir masyarakatnya. Jika paradigmanya berubah, untuk mengimplementasikan konsep smart city menjadi sangat mudah.

Tokyo mulai benar-benar merintis memajukan dirinya menjadi kota dengan pengelolaan efektif dan efisien pada tahun 1980. Mulai dari membangun mental masyarakatnya, cara berpikir dan juga bagaimana menghasilkan sebuah konsep perkotaan lengkap dengan eksekusinya. Setelah pengembangan mindset, barulah pemerintah Kota Tokyo mulai merencanakan pembangunan mendasar yakini infrastruktur, transportasi publik, kesehatan masyarakat, pendidikan, pembenahan zonasi kawasan, dan juga kualitas hidup yang lebih baik dengan mengejar pertumbuhan ekonomi positif.

Meledaknya jumlah populasi manusia di dunia, termasuk kota Tokyo memang sudah diprediksi sejak lalu. Oleh karena itu, konsep smart city harus diterapkan agar kota menjadi lebih teratur. Salah satu konsep smart city yang terkenal di Tokyo dan menarik minat pemerintah Indonesia adalah transportasi umumnya seperti subway. Di Tokyo, semua masyarakat bisa perg kemanapun dengan menggunakan subway, karena sangat nyaman, aman dna rutenya banyak. Sehingga masyarakat lebih memilih kendaraan umum dibanding kendaraan pribadi. Sehingga bisa mengurangi polusi dan masyarakat senang menggunakan kendaraan umum.

Satu hal yang menonjol dari Tokyo adalah bekerja sama dengan vendor Panasonic, Accenture, dan Tokyo Gas untuk membuat rumah dengan panel surya, penyimpanan daya baterai, dan peralatan yang hemat energi dimana semuanya akan terhubung. Selain itu, Tokyo juga fokus dalam mempromosikan solusi smart mobility.

Infrastruktur internet di kota ini salah satu yang terbaik di dunia, juga yang termurah, untuk internet super cepat 100 Mbps ‘hanya’ $50 atau setara 500 ribu rupiah. Yang luar biasa akses internet menggunakan fiber optik dengan kecepatan 1 Gbps yang dikenal dengan ‘Fibre to the Home’ (FTTH) disediakan oleh Kansai Electric Power ‘hanya’ dengan $90 per bulan. Tidak heran kalau SMS sudah tidak populer di negara Sakura ini, mayoritas warga menggunakan e-mail untuk komunikasi sehari-hari, membuat SMS tampak ‘kuno’. Ada juga teknologi unik dan lucu yang hanya ada di Tokyo, seperti toilet digital, dan parkir digital untuk sepeda yang otomatis menaruh sepeda anda di bawah tanah, seperti lift untuk sepeda. Sistem transportasi di kota ini juga yang terbaik di dunia, dengan kereta super cepat disebut juga kereta peluru (bullet train), dan mesin pemesanan tiket otomatis.

Indonesia harus belajar banyak dari Tokyo, walaupun memiliki jumlah populasi yang tinggi namun tetap bisa menjaga kotanya dan memajukan kotanya sendiri dengan konsep smart city. Mulailah dengan mengubah mindset dan menimbulkan rasa peduli terhadap kota sendiri.

Source:dreamofplanolog.blogspot.co.id

(Ciel_027)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *